MONUMEN MANDALA (PEMBEBASAN IRIAN BARAT)

a. Lokasi. Monumen Mandala Terletak di Jl. Jend Sudirman Kel. Sawerigading Kec.Ujung Pandang Kota Makassar.

b. Aset Tanah dan Bangunan
1) Luas tanah : 10.000 m2
2) Luas Bangunan : 900 m2

c. Status Tanah. Tanah Monumen Mandala seluas 10.000 m2 merupakan tanah dari Pemerintah Kota Makassar.

d. Koleksi. Koleksi merupakan replika dan diorama relief pada perjuangan pembebasan Irian Barat. Monumen Mandala terdiri dari 4 lantai, di lantai 1 terdapat diorama relief dan replika pakaian dan perjuangan masyarakat Sulawesi Selatan pada abad XVII. Sedangkan di lantai 2 terdapat diorama dan relief yang menceritakan tentang perjuangan Pembebasan Irian Barat. Untuk lantai 3 kita melihat replica ruang kerja Panglima Mandala, lengkap dengan peta Irian Barat, foto-foto persiapan pemberangkatan pasukan, tanda jabatan dan pakaian yang dipergunakan pada saat operasi Mandala. Memasuki lantai 4 adalah ruang pandang di mana pengunjung dapat melihat suasana Kota Makassar. Pada dinding luar monumen direalisir kobaran api yang melambangkan gelora semangat untuk membebaskan Irian Barat, sedangkan di dalam tubuh monumen ini terdapat relief yang menceritakan sejarah perjuangan pembebasan Irian Barat.
e. Sejarah Singkat. Dahulu merupakan Sekolah guru (kweekschool) didirikan sebagai sekolah lanjutan resmi untuk menjadi guru di zaman Kolonial Belanda dibangun pada tahun 1876, seiring waktu di tahun 1946 menjadi Hoofdkwartier van de Koninklijke Marine atau Markas Angkatan Laut Kerajaan Belanda. Di era Orde Lama, sebagai Markas Komando Mandala dibentuk oleh Soekarno pada tanggal 2 Januari 1962 dalam rangka operasi Pembebasan Irian Barat yang terletak di Hospitaalweg (kini Jl. Jenderal Soedirman). Di era Orde Baru, sebagai Markas Komando Wilayah Pertahanan (Kowilhan IV/Sulawesi dan Kowilhan III/Sulawesi-Kalimantan), kemudian menjadi markas Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Tenggara (Polda Sulselra). dan pada tahun 1993, bangunan lamanya dirobohkan untuk dijadikan monumen. Monumen Mandala dibangun pada 11 Januari 1994 dengan selesai pada tanggal 19 Desember 1995 untuk mengenang jasa pahlawan dalam pembebasan irian barat dari tangan para penjajah sekaligus hadiah atas jasa mantan Presiden Indonesia yang ke-2 yaitu Soeharto. Peletakan batu pertama kali dilakukan oleh Menkopolhukam yakni Soesilo Soedirman di tanggal 11 januari 1994 hingga selesai pada tanggal 19 desember 1995. Monumen ini diresmikan oleh Presiden Soeharto secara Langsung. Monumen Mandala merupakan menara yang menjulang setinggi 75 Meter di Pusat Kota Makassar..

f. Pengelola. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Makassar.