Makam Raja-Raja Tallo
a. Lokasi. Makam Raja-Raja Tallo terletak di Jl. Sultan Abdullah No. 3 Makam Raja Raja Kec Tallo Kota Makassar.
b. Aset tanah dan bangunan : 9.225 m2.
c. Status tanah. Tanah Makam Raja-Raja Tallo seluas 9.225 m2 telah di invetarisasi oleh Dinas Sosial Prov. Sulsel.
d. Koleksi. Di dalam Kompleks tersebut terdapat Makam Raja-Raja Tallo sebanyak 78 makam.
e. Sejarah singkat. Sejarah Makam raja raja tallo makassar Makam raja raja tallo sudah dibangun sejak abad ke 17,dan menjadi tempat yang bersejarah karena di jadikan makanan bagi raja-raja tallo sejak abad 17 hingga abad 19.komplek makam raja-raja tallo berada di sudut timur laut,yang berada di dalam ruang lingkup benteng tallo,dengan luas sekitar 9.225 meter persegi dan di dalamnya terdapat 78 buah makam.meskipun begitu,benteng tallo kondisinya sudah lumayan buruk,karena hanya tersisa sisa-sisa benteng pada sisi utara,barat saja.dan daerah benteng yang sekarang sudah menjadi tempat penduduk setempat,tepat di sekitar makam. Kompleks makam Raja Raja Tallo berada dikelurahan tallo kec tallo kota makassar dan terletak dengan ketinggian 8 Meter diatas permukaan laut. Makam raja raja tallo ini dulu adalah bukit kecil ditepi laut dan sungai yang sekarang menjadi pemukiman penduduk.didalam kompleks makam tersebut adalah kumpulan keluarga bangsawan dan raja kerajaan tallo. Adapun Raja Raja Petinggi dan kerajaan tallo yang dimakam adalah Raja tallo Ke 7 thn 1598-1641 raja tallo ke 9 raja tallo ke 12 1770-1778 raja tallo ke 13 dan raja tallo ke 15 yang pernah menjadi raja gowa ke 30 1811-1825 secara historis raja yang pertama kali memeluk agama islam dikerajaan gowa –tallo adalah I Malingkaan Daeng Mayonri Karaeng Katangka pada tanggal 22 september 1605 bertepatan pada malam jumat 9 jumadil awal 1014 dengan gelar sultan abdullah awwalul islam. Setelah itu disusul oleh Raja gowa ke 14 I Mangerangi Daeng Manrabia dengan gelar sultan alauddin. Dua tahun kemudian seluruh rakyat gowa hampir memeluk agama islam yang ditandai dengan upacara salat jumat yg pertama kali dilaksanakan di masjid tallo pada tanggal 9 November 1607 dalam waktu bersamaan di bandar makassar. Pedagang-pedagang melayu danorang orang makassar sudah memeluk agama islam dibantaeng somba opu dengan melaksanakan salat jumat dimasjid mangalekana. Lokasi makam raja-raja tallo makassar untuk mencapainya cukup mudah karena lokasinya cukup trategis yaitu berada dekat pintu toll tallo,melalui jalur toll ir sutami dan melalui jalan toll pelabuhan,kedua jalan ini memberikan akses dari bandara sultan hasanuddin ataupun dari pusat kota makassar. Wisata makam raja-raja tallo sebenarnya kerajaan tallo sudah berdiri di pertengahan abad ke 15 tepatnya setelah wafatnya Tonatangkalopi yang merupakan raja gowa ke 6 karna ayahnya sudah wafat raja ke 7 batara gowa Tuminanga Ri Paralakkenna menjadi penerus kerajaan ini,dan adiknya yang bernama karaeng loe ri sero bertugas memerintah sebagian wilayah dari kerajaan tallo dengan jabatan raja tallo pertama.daeng yang dikuasai oleh kerajaan tallo meliputi parangloe,moncongloe,saumata,dan panampu. Karena merupakan situs budaya yang cukup menarik dan ingin di kenal,pada tahun 1974-1975,dan tahun 1981-1982,kompleks makam raja-raja tallo makassar dipugar melalui Ditjen kebudayaan oleh pemerintah.bangunan ini di pugar dan dibuat sedemikian rupa agar terlihat lebih rapi terutama karena di tanam pohon agar terlihat bagus dan adanya pepohonan rindang,sehingga kompleks makam raja-raja tallo ini di jadikan objek wisata dan budaya yang terbuka.
f. Pengelola : Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Prop. Sulsel.


