Pangdam XIV/Hsn Bekali Mahasiswa Baru FIB Unhas dengan Wawasan Kebangsaan, Pesannya Menggugah Generasi Muda
MAKASSAR — Pangdam XIV/Hasanuddin memberikan pembekalan wawasan kebangsaan kepada mahasiswa baru Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Hasanuddin (Unhas). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan sekaligus membangun karakter generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap masa depan bangsa.
Dalam pembekalannya, Pangdam XIV/Hasanuddin menekankan bahwa mahasiswa bukan sekadar insan akademik, tetapi juga bagian penting dari generasi penerus yang memiliki tanggung jawab dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi informasi dan derasnya arus globalisasi, generasi muda perlu memiliki fondasi kebangsaan yang kuat. Kemajuan zaman harus diikuti dengan kemampuan menyaring informasi, menjaga jati diri, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila.
“Generasi muda harus mampu menjadi kekuatan bangsa. Jangan sampai kemajuan teknologi justru membuat kita kehilangan identitas dan rasa cinta terhadap tanah air,” pesan Pangdam dalam pembekalan tersebut.
Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, provokasi, maupun narasi yang dapat memecah belah persatuan. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang kritis, cerdas, dan bertanggung jawab dalam menyikapi berbagai persoalan bangsa.
Pangdam menilai lingkungan kampus memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang memiliki wawasan luas sekaligus karakter kuat. Karena itu, mahasiswa baru FIB Unhas didorong untuk memanfaatkan masa perkuliahan tidak hanya untuk mengejar prestasi akademik, tetapi juga mengembangkan kemampuan kepemimpinan, kepedulian sosial, dan semangat kebangsaan.
Pesan tersebut mendapat perhatian dari para mahasiswa baru. Mereka diajak melihat keberagaman Indonesia sebagai kekuatan, bukan sebagai alasan untuk terpecah. Perbedaan suku, agama, budaya, dan latar belakang sosial harus menjadi modal untuk memperkuat persatuan.
Pembekalan wawasan kebangsaan ini diharapkan menjadi bekal awal bagi mahasiswa FIB Unhas dalam menjalani kehidupan akademik. Dengan ilmu pengetahuan yang dimiliki serta karakter kebangsaan yang kuat, mereka diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.
Generasi muda, demikian pesan Pangdam, memiliki masa depan yang panjang untuk menentukan arah Indonesia. Karena itu, menjadi mahasiswa bukan hanya tentang meraih gelar, tetapi juga tentang mempersiapkan diri menjadi warga negara yang mampu menjaga persatuan, menghadapi tantangan zaman, dan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.


