MUSEUM BALLA LOMPOA

Lokasi. Museum Balla Lompoa terletak di Jl. K.H. Wahid Hasyim No. 44 Kelurahan Sungguminasa Kecamatan Somba Opu Kab. Gowa.
 
b. Aset tanah dan bangunan:
1)Luas tanah: 7.663 m2
2)Luas bangunan: 1.144 m2
 
c. Status tanah. Tanah Museum Balla Lompoa seluas 7.663 m2 merupakan tanah milik Pemda Kab. Gowa dan sudah memiliki sertifikat.
 
d. Koleksi. Koleksi Museum Balla Lompoa terbagi 2 klasifikasi, antaralain:
1) Benda-benda Pusaka peninggalan Kerajaan Gowa.
2) Benda-benda sejarah dan budaya Gowa.
 
e. Sejarah singkat. Balla Lompoa dibangun sebagai Istana Raja berkuasa di Gowa yang dibangun pada tahun 1935-1936 pada masa pemerintahan Raja Gowa ke-35 bernama I Mangngimangngi Daeng Matutu Karaeng Bontonompo Sultan Muhammad Tahir Muhimuddin. Hanya 2 Raja menempati Istana tersebut yaitu Raja Gowa ke-35 I Mangngimangngi Daeng Matutu Karaeng Bontonompo Sultan Muhammad Tahir Muhimuddin dan Raja Gowa ke-36 yang bernama Andi Ijo Daeng Mattawang Karaeng   La Lolang Sultan Muhammad Abdul Kadir Aididdin. Setelah tidak di tinggalli lagi oleh Raja, sejak tahun 1960 kemudian beralih fungsi menjadi pusat sejarah dan budaya Gowa.
Dalam perkembangan berikutnya kemudian dijadikan sebagai Museum dengan nama Museum Balla Lompoa di Gowa sejak tahun 1973 oleh Pemerintah Daerah Kab. Gowa. Selain sebagai Museum, Balla Lompoa juga menjadi tempat upacara tradisional adat yaitu pencucian benda-benda Pusaka yang disebut Accera Kalompoang dan upacara Maulid adat yang disebut Maudu Lompo ri Gowa. Kedua acara tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun.
 
f. Pengelola. Pemda Kab. Gowa (Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemda Kab. Gowa).